Lacak Ayyamul Bidh yang Diberkahi

Jangan pernah lewatkan tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah lagi.

Kalender Ayyamul Bidh Islam

Lacak hari puasa yang diberkahi: tanggal 13, 14 & 15 setiap bulan Hijriah

Agustus 2026

Ayyamul Bidh dalam Islam – Agustus 2026

Tanggal MasehiTanggal HijriahHari
2613 Rabīʿ al-awwal 1448 AHAyyamul Bidh pertama
2714 Rabīʿ al-awwal 1448 AHAyyamul Bidh kedua
2815 Rabīʿ al-awwal 1448 AHAyyamul Bidh ketiga

Tentang Ayyamul Bidh

Nabi Muhammad SAW menganjurkan puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan qamariyah Islam. Hari-hari ini dikenal sebagai "Ayyamul Bidh" (Hari-hari Putih) karena terangnya bulan purnama pada malam-malam ini.

FAQ tentang Hari Putih (Ayyamul Bidh)

Hari Putih (Ayyamul Bidh) adalah tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Islam (Hijriah) — hari yang dianjurkan untuk puasa sunah. Berikut hal yang perlu Anda ketahui.

Apa itu Hari Putih (Ayyamul Bidh) dalam Islam?

Hari Putih adalah tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Berpuasa pada hari-hari itu adalah sunah yang dianjurkan (mustahabb) dari Nabi Muhammad ﷺ. Disebut juga "hari terang" karena malamnya terang oleh bulan purnama.

Apa dalil puasa Hari Putih?

Nabi ﷺ bersabda kepada Abu Dzar: "Wahai Abu Dzar! Jika engkau berpuasa tiga hari dalam sebulan, berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15" (Jami' at-Tirmidzi 761, hasan). Perintah serupa terdapat dalam Sunan an-Nasa'i (2424, hasan). Hadis umum "puasa tiga hari setiap bulan seperti puasa setahun penuh" (Shahih al-Bukhari 1976, Shahih Muslim 1159) berlaku untuk tiga hari apa pun; Hari Putih adalah pilihan terbaik.

Tanggal berapa saja Hari Putih?

Tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Gunakan kalender di atas atau halaman "Hari Ini" untuk melihat tanggal Masehi yang tepat pada bulan berjalan.

Mengapa disebut "Hari Putih"?

Karena putihnya bulan purnama: malam tanggal 13, 14, dan 15 terang oleh cahaya bulan, sehingga disebut "putih" (al-bidh).

Apakah puasa Hari Putih wajib?

Tidak — hukumnya sunah (mustahabb), bukan wajib. Puasa tiga hari apa pun setiap bulan juga sunah; Hari Putih adalah pilihan paling utama.

Bolehkah puasa hanya satu atau dua hari saja?

Boleh. Puasa sunah diperbolehkan pada hari apa pun (kecuali hari yang dilarang seperti dua hari raya dan hari tasyrik). Puasa tiga hari penuh memberikan pahala sempurna yang disebutkan dalam hadis.

Bagaimana jika Hari Putih jatuh di bulan Ramadan atau hari yang dilarang?

Pada Ramadan, puasa wajib lebih diutamakan. Jika tanggal 13 Zulhijah (hari tasyrik yang haram berpuasa — Shahih Muslim 1142) jatuh di antara Hari Putih, berpuasalah pada 14 dan 15 sebagai gantinya, atau pilih hari lain.

Apakah Nabi ﷺ berpuasa pada Hari Putih?

Perintah puasa 13, 14, dan 15 dinisbahkan kepada Nabi ﷺ (Tirmidzi 761; Nasa'i 2424). Puasa bulanan beliau kadang jatuh pada hari lain — Ummu Salamah meriwayatkan beliau berpuasa pada Kamis pertama dan dua Senin setiap bulan (Sunan an-Nasa'i 2419, sahih).

Rujukan dan kualitas hadis mengikuti edisi yang dikutip di sunnah.com. Hukum dapat berbeda antar mazhab; untuk fatwa pribadi, konsultasikan dengan ulama lokal yang tepercaya.